Branding Vs. Rebranding

Branding adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan desain dan promosi perusahaan, produk dan layanannya. Branding melibatkan pemilihan warna dan elemen desain yang digunakan dalam membuat logo dan secara konsisten memberi label dan mengemas semua produk menggunakan elemen serupa untuk merek pengakuan perusahaan ke dalam benak konsumen. Branding juga melibatkan pengenalan pesan keseluruhan perusahaan, yang dijalin menjadi elemen desain dan fitur pemasaran. Rebranding adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengambilan merek yang sudah ada dan mengubah atau mengubah pesan dan elemen desainnya.

Kelebihan Branding

Branding sebuah perusahaan dan produk atau jasanya membantu membedakan perusahaan dari pesaingnya. Jika branding dilakukan secara efektif dan konsisten, konsumen akan langsung mengenali perusahaan berdasarkan warna dan elemen desainnya saja. Contoh branding yang sukses dapat dilihat di banyak rantai restoran waralaba dan perusahaan minuman ringan, di mana gambar logo itu sendiri mengidentifikasikan merek di benak pelanggan.

Kontra Branding

Agar efektif, pesan branding harus sering diulang dan melalui berbagai media. Citra merek perusahaan harus konsisten melalui situs web, papan nama bangunan, kartu nama, bahan jaminan, dan kemasan produk. Ini bisa menjadi prospek yang mahal, terutama untuk bisnis kecil yang mungkin tidak memiliki anggaran periklanan dan pemasaran yang besar. Kelemahan lain dari branding adalah jika tampilan dan nuansa merek menjadi usang, atau jika perusahaan mengubah citranya secara substansial, rebranding harus dilakukan.

Kelebihan Rebranding

Rebranding adalah cara mengemas kembali citra perusahaan dan membangun merek baru atau yang diperbarui. Rebranding dapat memberikan kehidupan baru ke dalam perusahaan, produk atau layanan, mengubah cara pandang konsumen. Ini juga dapat menciptakan peluang bagi perusahaan untuk merangkul pesan atau posisi baru dalam industrinya, memungkinkannya menjangkau pasar baru dan menarik demografis baru.

Kontra Rebranding

Sama seperti proses branding, rebranding juga merupakan investasi finansial yang signifikan bagi perusahaan. Rebranding membatalkan merek sebelumnya dan dalam beberapa kasus, dapat mengakibatkan kebingungan atau kurangnya pengenalan merek oleh konsumen. Jika ini terjadi, upaya rebranding secara bersamaan mahal dan merugikan merek asli, yang kehilangan ekuitas dan pengakuannya. Rebranding yang sukses sering kali mempertahankan beberapa elemen dari merek yang sebelumnya dikenal dan diakui. Ini dapat termasuk menggunakan skema warna yang sama atau memperbarui font untuk mempertahankan kemiripan pengenalan merek bagi pelanggan yang ada.