Pentingnya Menghadapi Stres Organisasi

Stres organisasi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, disebabkan oleh desain pekerjaan yang buruk, manajemen yang tidak memuaskan dan kurangnya dukungan karyawan. Konsekuensi dari stres organisasi atau pekerjaan bisa sangat serius. Mengatasi penyebab stres organisasi dapat mengurangi ketidakhadiran, meningkatkan moral karyawan, dan mengurangi pengurangan karyawan di tempat kerja. Menurut Jajak Pendapat Gallup 2000 yang diterbitkan oleh American Stress Institute, lebih dari 80 persen pekerja mengalami stres dalam pekerjaan; lebih dari setengah dari mereka menyatakan bahwa mereka membutuhkan bantuan untuk mengatasi stres itu.

Desain Pekerjaan dan Sistem Kerja yang Buruk

Akar dari tekanan organisasi adalah desain pekerjaan dan sistem kerja yang buruk. Penelitian oleh Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan bahwa sebagian besar stres kerja terjadi ketika organisasi menghargai tuntutan dan tekanan berlebihan yang tidak sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan karyawan. Desain pekerjaan yang kurang ini sering kali disertai dengan kecilnya kesempatan bagi karyawan untuk melakukan pilihan atau kendali dalam posisi mereka. Menawarkan lebih banyak kendali kepada karyawan atas pengambilan keputusan dapat meningkatkan moral dan produksi karyawan, serta menghilangkan stres kerja. Mengabaikan desain pekerjaan yang buruk dan desain sistem kerja dapat mengakibatkan meningkatnya ketidakhadiran dan penyakit karyawan. Karyawan bisa kehilangan fokus dan menjadi mudah tersinggung dan kurang berkomitmen pada pekerjaan mereka.

Manajemen yang Buruk

Manajemen yang buruk juga dapat menyebabkan stres dalam organisasi. Karyawan yang berurusan dengan supervisor yang tidak memadai sering mengalami frustrasi, apatis, dan kinerja yang buruk. Faktor kunci dalam manajemen yang buruk adalah ketidakmampuan manajer untuk berkomunikasi dengan baik dengan karyawan. Kurangnya komunikasi ini berkontribusi pada praktik kerja yang tidak aman, pergantian staf, dan bahkan penyakit karyawan. Karyawan yang tidak bahagia juga mencoreng reputasi perusahaan dengan membicarakannya secara buruk, merusak citra perusahaan baik secara internal maupun eksternal.

Desain Organisasi yang Buruk

Desain organisasi yang buruk sering kali menjadi penyebab jam kerja yang tidak fleksibel, jadwal shift yang sembarangan, dan desain lingkungan dan ergonomis yang inferior. Masalah-masalah ini berkontribusi pada cedera di tempat kerja, intoleransi rekan kerja, dan manajemen serta kelelahan di tempat kerja. Desain organisasi adalah struktur top-down: Manajemen menempatkan desain organisasi perusahaan dan bertanggung jawab atas bahaya terkait stres yang terkait dengan kelemahan desain organisasi. Anggota tim sering kali menemukan kelemahan desain organisasi saat berbicara dengan karyawan dan pelanggan.

Pertimbangan

Mengurangi efek berbahaya dari stres organisasi melibatkan komunikasi tingkat tinggi dengan karyawan. Ada sembilan bidang yang harus dianalisis, termasuk konten pekerjaan individu, beban kerja dan kecepatan, jam kerja, kontrol karyawan dalam proses pekerjaan, pengembangan karir dan gaji, peran organisasi, hubungan interpersonal, budaya organisasi dan hubungan kerja-rumah. Analisis menyeluruh atas area ini dapat membantu manajemen menentukan area terkait stres yang menyebabkan kerugian bagi karyawan dan organisasi. Menghilangkan bahaya ini akan meningkatkan kesehatan karyawan secara keseluruhan, semangat kerja yang positif, dan produktivitas.