Apa Itu Cedera Tempat Kerja?

Tempat kerja mengandung banyak bahaya keselamatan yang tidak mencolok, yang berpotensi menyebabkan cedera yang tidak disengaja pada karyawan. Merupakan tugas pemberi kerja untuk memastikan lingkungan kerja aman dan bahaya keselamatan dihilangkan atau dicegah. Namun, kecelakaan tidak selalu dapat dihindari dan terkadang karyawan mengalami cedera saat bekerja, yang dapat menghabiskan waktu dan uang bisnis. Karena itu, penting untuk mengetahui jenis umum cedera di tempat kerja yang dapat terjadi di kantor Anda.

Tergelincir, Tersandung dan Terjatuh

OSHA, Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja AS, mengidentifikasi terpeleset, tersandung dan jatuh sebagai salah satu kecelakaan kerja yang paling umum, yang sayangnya diketahui menyebabkan kematian. Ketika seorang karyawan tergelincir di permukaan yang licin atau basah, dia bisa terbang maju atau mundur dan mendarat di benda lain, orang atau lantai. Jika karyawan jatuh ke lantai, mereka berisiko patah tulang, pergelangan kaki terkilir, pergelangan tangan terkilir jika mereka mencoba mematahkan jatuh atau merusak bagian lain dari tubuh mereka.

Kecelakaan tersandung terjadi saat ada benda yang diletakkan secara tidak tepat di permukaan jalan kaki, yang menyebabkan karyawan tersebut tersandung. Kabel listrik, termasuk yang menyalakan komputer kantor Anda, harus diangkat dari lantai untuk menghindari bahaya tersandung, dan outlet listrik di lantai harus ditutup dengan cara yang menjaga ketinggian permukaan jalan kaki. Tergelincir, tersandung dan jatuh menyakitkan, dan dapat membuat karyawan berada dalam kondisi kritis.

Cedera Ergonomis

Ergonomi, menurut American Occupational Therapy Association, adalah studi dan ilmu yang memahami bagaimana pekerjaan tertentu, atau fungsi terkait pekerjaan, berdampak pada tubuh manusia. Mengetik, misalnya, adalah fungsi terkait pekerjaan yang berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan pergelangan tangan dan ketegangan otot, yang dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius yang dikenal sebagai sindrom terowongan karpal.

Cedera ergonomis dapat terjadi dari hal-hal yang meliputi duduk terlalu lama dalam posisi yang salah secara ergonomis. Menurut OSHA, jutaan orang di dunia kerja banyak duduk dan bekerja dengan komputer, sehingga ada banyak potensi cedera ergonomis, termasuk masalah punggung, sakit kepala, ketegangan leher, dan ketegangan mata. Jenis cedera ergonomis lainnya dapat terjadi karena salah mengangkat benda berat.

Cedera Umum

Kecelakaan umum dapat terjadi di tempat kerja sehingga menimbulkan cedera fisik bagi karyawan. File atau bagan yang ditumpuk terlalu tinggi dapat menimpa karyawan yang secara tidak sengaja menabraknya, yang dapat menyebabkan cedera kepala. Karyawan juga dapat tersengat listrik atau disetrum jika mereka salah menangani kabel listrik, atau menggunakan perangkat listrik, termasuk komputer, yang rusak. Bahan pembersih yang digunakan tanpa alat pelindung yang memadai, seperti sarung tangan, dapat menyebabkan kulit karyawan terbakar. Terakhir, karyawan mungkin juga terluka karena tidak memperhatikan saat menggunakan gunting, stapler, dan pembuka amplop.